Halaman

GEMPITA

GEMPITA
Lomba Kelompencapir Minapolitan

Selasa, 22 Juni 2010

BIOLOGI RUMPUT LAUT


BIOLOGI DAN EKOLOGI RUMPUT LAUT

         Rumput Laut (Seaweeds) atau ganggang (algae) laut tergolong tanaman bederajat rendah, tidak mempunyai akar,batang, maupun daun sejati, melainkan hanya menyerupai batang yang disebut Thallus.
         Tumbuh di alam dengan melekatkan dirinya pada karang, pasir, batu, lumpur, kulit kerang, kayu, dan benda keras lainnya.
         Perkembangbiakan RL ada 2 macam:
  1. Secara Kawin (generatif); antara gamet jantan dan gamet betina, membentuk zygote è berkembang menjadi sporofit (individu baru)è mengeluarkan spora è pembelahan menjadi gametofit
  2. Secara Tidak Kawin (vegetatif, dan konyugatif/ peleburan dinding sel)

Klasifikasi:
         Secara taksonomi rumput laut dikelompokkan ke dalam divisio Thallophyta  (Rhodophyta, Phaeophyta dan Chlorophyta) yang terdiri dari 4 kelas berdasarkan kandungan pigmennya yakni;
         Rhodophyceae (ganggang merah),
         Phaeophyceae  (ganggang coklat),
         Chlorophyceae (ganggang hijau), dan
         Myxophyceae atau Cyanophyceae (ganggang biru-hijau).

Habitat Rumput Laut
         Pertumbuhan/Penyebaran Dipengaruhi Oleh Toleransi Fisiologi Biota Tersebut Utk Beradaptasi Terhadap Faktor Lingkungan Seperti; Substrat, Salinitas, Terperatur, Intensitas Cahaya, Tekanan Dan Nutrisi.
         Tumbuh Di Perairan Dangkal Sebatas Masih Menerima Cahaya Matahari
         Bersifat Benthic Melekatkan Diri (Thallus) Pada Substrat Pasir, Karang, Fragmen Karang Mati Dll.
         Sebaran Rumput Laut Yang Tumbuh Alami (Wild Stock) Terdapat Di Hampir Seluruh Perairan Laut Indonesia Yang Memiliki Rataan Terumbu Karang
RUMPUT LAUT BERNILAI EKONOMIS
KELAS
JENIS RUMPUT LAUT
KANDUNGAN
RHODOPHYCEAE
1. Eucheuma cottonii
2. Eucheuma spinosum
3. Hypnea sp.
KARAGINAN
RHODOPHYCEAE
1. Gracilaria verrucossa
2. Gracilaria gigas
3. Gelidium sp.
AGAR
PHAEOPHYCEAE
Sargassum sp.
ALGINAT


Tidak ada komentar:

Posting Komentar